Syahirsah: Kalau Ada Pungut Biaya, Cepat Laporkan ke Saya

image

BATANGHARI – Batanghari H Syahirsah kembali menegaskan,  sekolah yang ada  di wilayah Kabupaten Batanghari tidak boleh dipungut biaya apapun.

Saat ini tentunya masyarakat sangat ingin agar bisa menyekolahkan anak-anaknya dengan tidak ada pungutan apapun disetiap sekolah-sekolah.

“Saya sudah intruksikan, mulai dari kemarin (usai dilantik-red), dan kedepannya tidak boleh lagi ada pungutan apapun di sekolah,”tegas Syahirsah, saat menyampaikan visi dan misi Batanghari Bersatu yang diusungnya bersama Wakil Bupati Hj Sofiah Joesoef periode 2016-2021, saat acara “Hiburan Rakyat”, Jumat malam (19/02) di hadapan Ribuan masyarakat dan undangan khusus, di Lapangan Garuda Muara Bulian.

Kalau ada sekolah masih memungut biaya, jangan mau membayarnya. Dan saya sudah sampaikan tidak boleh,”tegas Syahirsah.

Dia juga mengucapkan terima kasih atas partisipasi masyarakat pada Pilkada 9 Desember 2015 lalu, serta minta dukungan mengawal jalannya pemerintahan dalam menjalankan visi dan misinya lima tahun kedepan.

“Kami berdua sangat berterima kasih kepada masyrakat atas dukungan dan partisipasinya pada Pilkada 9 Desember 2015 lalu.  Tentu kepercayaan kepada kami, karena masyarakat tentu ingin perubahan yang lebih baik.” Ungkapnya, pada acara yang dihibur tiga artis Ibukota,  Julia Citra, Ine Sintia dan Ricki Likur dan Marlian Band.

Dia juga menyampaikan beberapa visi dan misi lain bidang ekonomi, kesehatan dan beberapa program yang akan dijalani.

Sementara hal yang sama juga pernah disampaikan oleh Syahirsah sebelumnya kepada beberapa wartawan, agar mulai saat ini pihak sekolah, baik dari tingkat SD maupun SLTA  dilarang pungut biaya. ” Apabila masih menemukan hal-hal seperti ini cepat laporkan kepada saya.” Tegasnya.
Hal ini kata bupati, supaya kedepannya semua kegiatan pemerintahan di Kabupaten Batanghari ini dapat berjalan seperti yang harapkan oleh masyarakat.

Oleh: Syahreddy Jurnalis Media Online jambidaily.com / Harian Cetak Tanjab Ekspres ( Group Jambi Ekspres)

Iklan