Pemkab Batanghari Berikan KBS

image

BATANGHARI – Setelah Sertijab Bupati kemarin,  Syahirsah langung mengumpulkan para staf dan ketemu Kepala BPS Batanghari untuk melihat data masyarkat miskin yang ada di Kabupaten Batanghari., ternyata data dari staf dan BPS berbeda-beda. Selain kata Syahirsah,   data penduduk  miskin dari versi  BPS juga tidak jelas.

Syahirsah juga kedepannya agar data BPS dan data dari intansi Pemkab Batanghari harus sama. Namun kata bupati, data yang ada terdapat perbedaan pihaknya belum bisa berbuat banyak, artinya dengan data yang sudah harus di jalan dulu. Karena untuk menyamakan data tersebut memakan waktu yang cukup lama. ” Kita jalani saja dulu data yang lama. Karena kalau kita menunggu penyamaan data kita tidak bisa bergerak. Jadi untuk saat ini kita ambil data yang menurut kita benar,” Ungkapnya, Jum’at (19/02) ketika ditemui diruang kerjanya.

Sementara kata Bupati Syahir, berdasar data dari Penanggulangan Kemiskinan Pusat yang dibawah Kementrian Sosil RI untuk masykarat miskin yang ada di Kabupaten Batanghari sebanyak sekitar 85400 lebih. ” Sejak tahun 2011 hingga sekarang data penduduk miskin di Batanghari ini meningkat.” Ujar suami Yuninnta Asmara itu.

Dari data yang ada 85400 itu, jumlah yang menerima Kartu Indonesia Sehat sekitar 13000 orang. Adapun bagi yang belum memiliki KIS Pemkab akan memberikan Kartu Batanghari Sejahtera.. Untuk menanggulangi angka kemiskinan yang cukup tinggi pihaknya berharap bantuan dari Provinsi Jambi., supaya penduduk miskin yang ada Kabupaten Batanghari semuanya bisa terlayani masalah kesehatannya. ” Saya tidak mau di daerah Batanghari ini masyarakat yang tidak berobat karena tidak mampu bayar.” Tegas Bupati.

Oleh: Syahreddy Jurnalis

Iklan