Desa Singkawang Butuh Sentuhan

BATANGHARI – Sekitar 28 kepala keluarga (KK) yang berdomisili di RT. 05 Desa Singkawang, Kecamatan Muara Bulian, terancam bakal terisolir.Hal ini disebabkan, akses penghubung berupa jembatan kayu yang membelah Sungai Bulian, kondisinya sangat memprihantikan karena usia jembatan tersebut tergolong cukup tua.

“Kalau jembatan kayu ini putus, tentu warga RT. 05 Desa Singkawang yang berjumlah 28 KK terancam terisolir,” ungkap Kepala Desa Singkawang, Sukardi, ketika meninjau langsung lokasi jembatan kayu tersebut.

Ia menjelaskan, jembatan kayu terus mendapat perbaikan. Namun perbaikan tersebut dilakukan secara gotong royong oleh warga Desa Singkawang.“Jika kerusakan jembatan tidak diperbaiki warga, mungkin jembatan kayu ini sudah lama ambruk,” tuturnya kemarin.

Selaku pimpinan tertinggi di Desa Singkawang, Sukardi berharap kepada Pemerintah Kabupaten Batanghari, dapat melakukan pembangunan jembatan beton untuk mengganti keberadaan jembatan kayu tersebut.

Apalagi jembatan tersebut setiap harinya dilintasi warga untuk mengantar anak mereka pergi sekolah. Selain itu, jembatan kayu merupakan akses tunggal warga membawa hasil pertanian dan perkebunan khususnya warga RT. 05.

“Saya sangat berharap kepada Pemda Batanghari agar jembatan kayu ini bisa diganti dengan jembatan beton. Kasihan anak-anak sekolah apabila jembatan ini sewaktu-waktu ambruk, apalagi jembatan kayu ini juga dilintasi kendaraan roda empat,” harapnya.

Hal senada juga disampaikan Sugeng, salah satu warga RT. 05 Desa Singkawang, yang selalu melintasi jembatan kayu ini untuk mengantar anaknya berangkat sekolah. Ia berharp Pemda Batanghari segera mengganti jembatan tersebut dengan jembatan beton.

“Kami warga Desa Singkawang, khususnya warga RT. 05 sangat mengharapkan jembatan kayu ini diganti menjadi jembatan beton, apalagi kondisi jembatan ini sangat memprihatinkan,” katanya yang mengaku baru menjual hasil kebun ke pasar Keramat Tinggi.

Pantauan harian  ini dilapangan, kondisi jembatan kayu yang menghubungkan RT.04 dan RT.05, Desa Singkawang, Kecamatan Muaranulian, memang sangat memprihatinkan sekali. Jembatan kayu tersebut tidak lagi memiliki bahu jembatan. Lantai jembatan yang dilapisi dengan kayu bulian juga terlihat patah, sehingga menimbulkan lobang yang bisa membuat petaka bagi setiap warga yang melintas.

 

Oleh: Syahreddy Jurnalis Batanghari

Iklan