Danua Biru Di Tembesi Membuat Kisah Pilu

BATANGHARI – Naas yang dialami Gustika Veronika  (17), siswi SMA Negeri 2 Batanghari. Dia enggan dan akhirnya meninggal di Danau Biru, bangsal Batu Bata di Kebon Baru, Muara Tembesi, Kamis (4/2) sekira pukul 17.30 WIBKejadian ini berawal saat korban yang beralamat di RT 10, Payo Kerupuk Kampung Baru,  Muara Tembesi ini pergi bersama 5 rekannya seusai les di sekolah. “Mereka pergi ke Danau Biru untuk berenang. Korban bersama dua temannya berenang ke tengah danau, sementara yang lain hanya bermain air di tepian danau,” kata Kapolsek Muara Tembesi, AKP Firdon.Tiba-tiba korban dan dua rekannya tenggelam. “Yang bermain air di tepian berteriak-teriak dan warga datang untuk menolong, namun dari 3 orang yang tenggelam hanya 2 yang berhasil dibawa ke tepian,” lanjutnya.Oleh warga, pencarian korban terus dilakukan dan tidak berapa lama, korban ditemukan namundalam kondisi tidak sadarkan diri. “Korban lantas dibawa ke puskesmas Muara Tembesi, namun tidak tertolong,” ujarnya.Danau buatan ini merupakan danau yang terbentuk karena penggalian tanah untuk pembuatan batu bata, dan karena musim hujan, air tertampung dan seolah menjadi danau buatan.“Danau buatan itu tidak berpagar, jadi bisa langsung masuk ke danau,” jelas Kapolsek.Atas kejadian ini, AKP Firdon akan mengumpulkan camat serta kades setempat. “Danau itu berbahaya, jangan sampai kejadian serupa terulang lagi. Terlebih saat ini musim hujandan kadang anak kecil bermain tanpa pengawasanorang tua,” tandasnya.

Ole Syahreddy Jurnalis Batanghari

Iklan